Masih ingatkah Anda dengan kasus yang menimpa putra bungsu calon wakil presiden Hatta Rajasa, Rasyid Rajasa? Kasus kecelakaan tersebut hari ini kembali 'menghangat' di Twitter setelah tak sengaja disinggung dalam debat capres malam ini.
Salah satu pertanyaan yang paling 'berbahaya' dalam debat capres malam ini adalah ketika JK mempertanyakan keseriusan duo Prabowo-Hatta terkait dengan masalah diskriminasi di bidang penegakan hukum.
Yang menjadi sorotan adalah ketika Hatta menjawab isu seputar diskriminasi seputar hukum. Dia mengungkapkan jika hukum tidak boleh diskriminatif, tidak boleh tajam ke bawah dan tumpul ke atas.
Hal ini tentunya menuai banyak kritikan dan 'bully'an oleh pengguna Twitter, yang menganggap Hatta lupa akan kasus yang menimpa anaknya.
Tengok saja, meskipun terbukti bersalah karena kelalaian yang menyebabkan kecelakaan dengan korban jiwa 2 orang, Rasyid Rajasa hanya divonis penjara 5 bulan dan denda uang Rp 12 juta 'saja'.
Sontak, pernyataan Hatta Rajasa tersebut memicu banyak komentar negatif karena berbanding terbaik dengan fakta yang ada. Kasus kecelakaan tersebut juga menyiratkan jika keadilan di bumi Indonesia masih sangat lekat dengan diskriminasi yang sering menguntungkan kalangan elit yang 'berduit'.
Bahkan pertanyaan-pertanyaan lain yang 'menusuk' dari bakal capres PDIP Jusuf Kalla untuk pasangan Prabowo-Hatta ikut menjadi trending topic bersama dengan hastag #debatcapres.
Apakah Hatta Rajasa harus menjadi trending topic di Twitter dahulu agar ingat untuk mengoreksi pernyataannya malam ini? Kita tunggu saja kelanjutannya.
Sumber : http://www.merdeka.com/teknologi/calon-presiden-hatta-rajasa-jadi-bahan-bully-di-twitter.html